Aadanwde's Blog

Kisah Kereta Usang

Posted on: Maret 16, 2012

Libur akhir pekan sudah berlalu dan hari senin pun tiba, hari dimana semua orang memulai aktifitas baru di awal pekan. Di pagi hari yang cerah ini aku segera bergegas untuk bersiap-siap berangkat kuliah. Sesudah sholat shubuh, mandi dan tak lupa sarapan pagi aku pun meminta izin kepada ibuku untuk pergi berangkat kuliah, tak lengkap rasanya jika ingin pergi menuntut ilmu tanpa doa dari Orangtua. Setelah diberi bekal ongkos untuk pergi aku pun berangkat dengan menggunakan sepeda motor menuju stasiun Bogor. Ya, aku pergi ke kampus dengan menggunakan jasa Kereta Api Jabodetabek atau yang biasa aku sebut ‘Besi yang berjalan di atas baja’, nama yang sengaja aku buat untuk jasa angkutan umum ini.

PT KAI divisi Jabodetabek ini adalah salah satu anak perusahaan di lingkungan PT Kereta Api (Persero). Saat ini PT KAI Divisi Jabotabek telah berubah nama menjadi PT KAI Commuter Jabodetabek. KRL Jabodetabek ini telah beroperasi sejak tahun 1976, yang melayani rute komuter di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Serpong, dan Parungpanjang. KRL yang melayani jalur ini terdiri dari dua kelas, yaitu kelas ekonomi dan kelas ekonomi AC. Jalur komuter Jabodetabek ini melewati beberapa stasiun besar seperti Jakarta Kota, Gambir, Gondangdia, Jatinegara, Pasar Senen, dan Manggarai.

Mungkin tidak terlalu banyak informasi lebih lanjut yang aku ketahui mengenai KRL Jabodetabek  ini, setidaknya tahu sedikit tentang sejarahnya. Kembali lagi kepada kisah keberangkatanku ke kampus dengan menggunakan jasa KRL ini, Aku adalah seorang mahasiswa yang kuliah di sebuah Universitas swasta yang ada di kota Depok. Karena aku lebih memilih pulang pergi antara kota Bogor dan kota Depok, otomatis setiap hari aku harus ‘bergelut’ dengan jasa angkutan umum yang satu ini. Mengapa aku harus ‘bergelut’, karena banyak sekali lika-liku di setiap perjalanan yang selama ini aku lalui. Uniknya setiap harinya banyak pengalaman yang berbeda-beda. Oh yaa, aku lebih sering menggunakan layanan kereta kelas ekonomi karena harganya yang terjangkau dengan kantong Mahasiswa. Tak jarang pula aku menggunakan layanan kereta kelas ekonomi AC jika keadaanya dirasa lebih perlu, perbedaan pelayanan kereta ekonomi dan kereta ekonomi AC ini bisa dibilang 180 derajat. Mungkin karena perbedaan harga tiket yang lumayan jauh, sehingga perbedaan pelayanannya pun ‘lumayan’ jauh.

Kereta kelas ekonomi ini khususnya, kereta kelas ekonomi ini sangat diminati oleh rakyat golongan menengah kebawah. Dengan alasan harga yang terjangkau, mereka pun dapat sampai ketempat tujuannya masing-masing. Tetapi apakah semua penumpang kereta ekonomi ini sudah puas dengan pelayanan dari PT KAI Commuter Jabodetabek ini, aku rasa jawabannya lebih banyak ke arah kekecewaan dari para penumpangnya. Sebab dari masalah kecil hingga masalah yang besar seringkali terjadi. Dari mulai kondisi kereta, banyak kereta ekonomi yang masih kurang perawatannya, kotor dan tidak nyaman. Fasilitas kereta seperti tempat duduk, sistem penerangan, dan keamanan sangat tidak memadai. Pada saat pengoperasiannya diwaktu jam-jam sibuk di pagi dan sore hari, banyak penumpang yang berdiri, duduk diantara sambungan gerbong, bergelantungan di pintu gerbong atau bahkan sampai duduk di atap gerbong rangkaian KRL yang tentunya akan membahayakan keselamatan mereka. Tidak jarang penumpang KRL ekonomi yang tewas karena melakukan hal-hal tersebut.

Selain itu juga banyak para pengemis penyandang cacat, para tuna netra, anak-anak yang masih berusia dini yang sudah diajarkan mencari uang dengan cara mengamen di dalam gerbong, ada pula para ‘relawan’ yang membersihkan gerbong KRL dan meminta sumbangan dari para penumpang yang ada disekitarnya, sungguh ironis sekali. Tidak ketinggalan, para pedagang pun turut meramaikan gerbong KRL ekonomi ini, dari mulai pedagang aksesoris, pedagang buku, peralatan rumah tangga, pedangan cd kaset , pedagang buah, pedagang aroma teraphy, lengkap seperti sebuah pasar serba ada. Keadaan ini pun semakin tidak kondusif ketika para pedagang menjajakan jualannya disaat gerbong kereta yang padat dengan penumpang, bisa dibanyangkan kondisi sebuah gerbong KRL yang penuh sesak ditambah para pedagang yang hilir mudik menjajakan barangnya. Masalah lain yang paling banyak dikhawatirkan oleh para penumpang kereta api adalah banyaknya pencopet, penjambret, dan bahkan ada juga penipu yang sering beraksi mencari mangsanya di dalam rangkaian KRL, kondisi KRL yang seperti ini bisa menjadi landang mata pencaharian bagi mereka yang mencari rizki dengan cara yang salah dan tidak halal. Karena mencari kesempatan dalam kesempitan yang dapat merugikan orang lain.

Belum selesai dengan segala permasalahan yang ada, seringkali terjadi keterlambatan jadual keberangkatan dan kedatangan KRL, ini pun sangat diresahkan oleh para penumpang dan termasuk aku. Penjadualan kereta yang kerap kali terjadi keterlambatan ini seringkali membuat para penumpang banyak kecewa dengan pelayanan jasa KRL Jabodetabek. Aku sebagai Mahasiswa seringkali terlambat untuk tiba dikampus, karena tidak ada alternatif lain yang dapat diandalkan jika terjadi gangguan pada KRL Jabodetabek ini. Maka dari itu peranan jasa angkutan umum ini tentunya harus lebih optimal dalam melayani para penumpang. Perlunya kerjasama antara para penumpang dengan penyedia jasa angkutan umum PT KAI Commuter Jabodetabek agar kedepannya pengoperasian KRL jabodetabek dapat berjalan dengan lebih baik tanpa banyak masalah dan gangguan.

Terkadang aku sedih melihat keadaan yang ada di kereta, menurutku banyak orang-orang yang masi belum sadar akan bahayanya perilaku yang menyimpang saat berada di KRL, juga hal-hal yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain itu seharusnya dapat dicegah. Juga masih banyak orang-orang kurang mampu yang hidup mencari penghasilan di dalam kereta, bahkan ia jadikan tempat untuk tinggal. Seharusnya ini menjadi perhatian penting bagi pemerintah agar dapat segera mengatasi permasalahan demikian. Juga kurangnya sikap konsistensi dari PT.KAI  dalam menerapkan peraturan-peraturan yang ada. Tentunya semua permasalahan yang ada dapat diatasi bersama asalkan ada kemauan dan tekad yang kuat, semua elemen masyarakat yang terkait harus saling bahu membahu dalam rangka memajukan sistem transportasi kereta api indonesia agar lebih baik untuk kedepannya, mengingat kita masih banyak tertinggal oleh negara lain yang lebih maju.

Memang pengalamanku selama tiga tahun sampai saat ini, menggunakan jasa KRL jabodetabek ini tidak selamanya buruk, tetapi ada banyak pengalaman-pengalaman yang menarik dan tak terlupakan. Kadang sedih kadang senang, banyak hal yang bisa dijadikan inspirasi ketika berada didalamnya. Kereta juga bisa dijadikan tempat untuk melepas lelah setelah seharian penuh berada di kampus, tempat bercanda tawa, tempat berbelanja kebutuhan yang ada, tempat berbagi dengan mereka yang memerlukannya, kereta juga banyak berjasa bagiku karena telah mengatarkanku selamat sampai tujuan hingga saat ini, dan semoga untuk selanjutnya. Kereta pun telah banyak berjasa bagi masyarakat banyak yang selalu setia dengan jasa angkutan umum KRL jabodetabek ini. (Eyang kalabahu)

M.Rizky.A

21109486

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


  • BERPIKIR INDUKTIF | Mulyonoprabowo's Blog: [...] 2. Hipotesis dan Teori Generalisasi dan hipotese memiliki sifat yang tumpang tindih, namun membedakan kedua istilah tersebut sangat perlu. Hipot
  • aadanwde: Buat mba febrina, tentunya ada banyak cara untuk mendapatkan nilai IPK yang tinggi/bagus,selain sedikit tips yang saya berikan. nilai rendah pada smst
  • febrina: saya berkeinginan untuk meningkatkan IPK cos semester awal saya IPK rendah. menurut anda selain tips di atas apalagi yg bisa saya lakukan?? (berdoa &a

Kategori

%d blogger menyukai ini: